Konfigurasi PPPoE Server - PPPoE ( Point To Point Over Ethernet ) adalah salah satu metode tunnelling secara point to point dengan tingkat keamanan yang cukup bagus, namun membutuhkan Link yang bagus antar perangkat.
Konfigurasi ini sangat berguna ketika kita mempunyai client RT/RW Net yang berlanggan secara bulanan. Berbeda dengan hotspot Bindings, PPPoE menurut saya sendiri lebih termanajemen dan bisa terpantau melalui Interface.
Langsung saja kita ke konfigurasi PPPoE Server di Mikrotik
- Bukalah Winbox, Lalu login ke router anda

- Lalu pilih menu PPP Dan pilih tab PPPoE Servers Lalu tambahkan interface PPPoE dengan klik tombol (+)

Tambahkan Interface yang akan dijadikan PPPoE Servers, disini saya pilih ether2 dengan dengan kombinasi Hotspot (Login Page), isi Service Name sesuai kemauan dan auth centang saja semua.
- Lalu kita lanjutkan ke tab profiles untuk membuat profile Limit Bandwidthnya

Beri Nama profilenya
Local address terserah anda, tetapi lebih baik 1 network kan, local address adalah sebagai gateway PPPoE client nya, sedangkan Remote address adalah alokasi ip untuk PPPoE client, disini saya isi PPPOE Karena pool saya beri nama PPPOE
DNS Server isi 1.1.1.1 atau dns lainnya
Berpindah ke tab Limits
Ada kolom Rate Limit (rx/tx)
isi sesuai kemauan anda,
jika limit 3MB upload download tanpa burst
maka isi 3M/3M
Jika upload 3M download 5M tanpa burst,
maka isi 3M/5M
jika ingin ada burst dengan Max limit 3M/3M burst limit 5m/5m burst thresold 3m/3m burst time 5s
maka isi 3M/3M 5M/5M 3M/3M 5 .
- Buat pool di IP>IP Pool

- Done konfigurasi PPPoE Server telah selesai. dan siap digunakan